Bitcoin Tembus US$117.000, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

(Source: Dok.Pribadi/Muhammad Nabil)

Jakarta - Harga Bitcoin kembali menunjukkan reli tajam dengan menyentuh level US$117.000, tertinggi dalam empat pekan terakhir. Lonjakan ini terjadi di tengah meningkatnya spekulasi pasar bahwa Federal Reserve Amerika Serikat (The Fed) akan memangkas suku bunga pada pertemuan kebijakan pekan ini.

Menurut laporan CryptoPotato, data CME FedWatch memperlihatkan mayoritas pelaku pasar memperkirakan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin. Bahkan, terdapat kemungkinan kecil sekitar 4 persen untuk pemangkasan yang lebih agresif, yakni 50 basis poin. Ekspektasi ini membuat aset berisiko seperti kripto kembali diburu investor.

Kenaikan Bitcoin menuju US$117.000 dinilai sebagai pencapaian signifikan karena mendekati level psikologis berikutnya di US$118.000. Sejumlah analis menyebut, jika resistance ini berhasil ditembus, peluang menuju level yang lebih tinggi semakin terbuka.

Namun, potensi koreksi tetap membayangi. Jika sinyal dari The Fed justru bernada hawkish, pasar bisa berbalik arah. Analis memperkirakan support Bitcoin berada di kisaran US$114.500 hingga US$116.800, yang bisa diuji apabila momentum melemah.

Situasi ini membuat perhatian investor kini tertuju pada pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell. Arah kebijakan moneter yang disampaikan Powell diyakini akan menjadi faktor penentu lanjutan pergerakan Bitcoin dalam jangka pendek.

Dengan kondisi pasar yang sangat sensitif terhadap kebijakan suku bunga, Bitcoin diperkirakan tetap volatil dalam beberapa hari ke depan. Bagi investor jangka panjang, momen ini dilihat sebagai peluang akumulasi, sementara bagi trader harian, volatilitas tinggi menuntut kewaspadaan ekstra. 

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama